Cinta, setiap insan terlahir ke dunia sudah memiliki rasa cinta, yaitu cinta kepada yang menciptakannya. Semakin bertambah usia, semakin bertambah pula pola pengertiannya akan cinta, berbagai dekskripsi cinta dan kepada siapa kita harus cinta dan siapa pila yang mencintai kita, selalu berubah ubah seiring berputarnya roda detak kehidupan.
Tapi siapa cinta yang paling utama dan segala - galanya, hanyalah Allah-lah cinta itu kita tujukan. Mengapa begitu saya katakan? Cinta Allah itu abadi kepada seorang hambanya, selama hambanya itu juga mencintainya, tidak akan pernah pindah kelain hati. Allah selalu memberikan yang terbaik kepada kita, keindahan, kebahagiaan hidup, kenikmatan duniawi, yang tak seorangpun ataupun makhluk manapun bisa memberikannya, selain Allah. Bayangkan betapa besar cinta Allah kepada kita, tak terhitung anugrah dan kenikmatan yang telah Allah berikan kepada kita, bahkan kita kadang tidak menyadarinya. Dengan cintanya, kita hidup di dunia ini, menjalani kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan ini. Selalu memberi walaupun kita belum memintanya, selalu tau apa yang kita inginkan. Walaupun kadang kita melakukan kesalahan, Allah akan memaafkan, cinta Allah tiada bandinganya dengan apapun.
Coba bayangkan dengan cinta sesama makhluk, tiada yang abadi. Sebagai contoh, pabila kita mencintai seorang wanita,suatu saat cinta itu akan luntur, karna cinta terhadap wanita, harta ataupun yang ada di bumi ini hanya bersifat sementara, datangnya sewaktu - waktu dan perginya juga sama. Karna itulah, cinta kita pada Allah harus melebihi cinta kita pada apapun, kapanpun dan dimanapun, cinta kepada Allah harus selalu diutamakan dan di nomorsatukan.
Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Giving evidence, not just promises..
Saturday, October 17, 2009
Back to nge-BLOG
Setelah hampir dua bulanan tidak mengisi blog, kangen juga nie rasanya, pengen berbagi cerita dan pengalaman dengan semua orang. Memang ya, kalo sudah menjadi kebiasaan terus kita gak ngelakuinnya kita akan rindu tuk melakukannya, ya itu suatu rasa alami yang wajar lah, he..he..he...
Setelah bergelut dengan aktivitas yang padat, tugas - tugas yang semakin bertambah, membuatku hapir melupakan blog aq ini, padahal apa yang aku alami biasanya aku tuangin dan aku tulis di sini, pokoknya this blog is very important n useful for me, mulai dari kerjaan, asamara, pertemanan aku coba tuangin, karna bagiku lebih enak cerita ma tulisan, karna tidak akan di sela atau dipotong waktu aku sedang asyik asyik cerita. Bayangin saja, kalo kita cerita ma temen, belum selesai kita cerita, udah disela, apalagi kalo cerita kita itu kurang menarik bagi mereka, mereka akah enggan tuk mendengarkan, sekarang bandingkan kalo kita tulis, selalu ada kertas yang akan setia mendengarkan cerita kita.
Duh senengnya bisa ngeblog lagi, aku bisa nyaluran kreatifitas menulis aku yang selama ini hanya terpendam dan nimbun di pikiran, yang hanya nambahin pusingnya kepala aja, he..he..he.. Walaupun aku gi sendirian sekalipun, aku bisa cerita, walaupun itu hanya ma tulisan, cukup ngobatin lah daripada gak da yang diajak ngomong. Bener gak...???
Setelah bergelut dengan aktivitas yang padat, tugas - tugas yang semakin bertambah, membuatku hapir melupakan blog aq ini, padahal apa yang aku alami biasanya aku tuangin dan aku tulis di sini, pokoknya this blog is very important n useful for me, mulai dari kerjaan, asamara, pertemanan aku coba tuangin, karna bagiku lebih enak cerita ma tulisan, karna tidak akan di sela atau dipotong waktu aku sedang asyik asyik cerita. Bayangin saja, kalo kita cerita ma temen, belum selesai kita cerita, udah disela, apalagi kalo cerita kita itu kurang menarik bagi mereka, mereka akah enggan tuk mendengarkan, sekarang bandingkan kalo kita tulis, selalu ada kertas yang akan setia mendengarkan cerita kita.
Duh senengnya bisa ngeblog lagi, aku bisa nyaluran kreatifitas menulis aku yang selama ini hanya terpendam dan nimbun di pikiran, yang hanya nambahin pusingnya kepala aja, he..he..he.. Walaupun aku gi sendirian sekalipun, aku bisa cerita, walaupun itu hanya ma tulisan, cukup ngobatin lah daripada gak da yang diajak ngomong. Bener gak...???
Subscribe to:
Posts (Atom)

